Teknik Tilt Shift (Teknik Foto Efek Miniatur)

Kalau anda menyukai photografi, setidaknya anda pasti pernah mendengar istilah ini.
Tilt Shift merupakan sebuah teknik photography yang menggunakan lensa khusus dimana Lensa ini dikembangkan untuk memperbaiki perspektif dan mengatasi distorsi dengan cara mengubah sudut lensa terhadap media (film atau sensor). Nikon mulai mengembangkan lensa yang dapat digeser (shift) pada tahun 1960, sedangkan lensa yang bisa digeser dan ditekuk (tilt-shift) dikembangkan oleh Canon pada 1979. Sejak itu Nikon & Canon menyediakan beberapa seri lensa tilt-shift untuk berbagai keperluan. Salah satu efek yang paling nyata dari penggunaan lensa tilt-shift adalah menyempitnya ruang tajam (DoF – Depth of Field) Dengan perkembangan teknologi digital, dalam batasan tertentu distorsi ini bisa diperbaiki melalui olah digital. Tilt-Shift Photography kemudian berkembang menjadi sebuah seni untuk me-miniaturisasi, membuat foto dari benda-benda nyata tampak seperti model mini dengan memanfaatkan efek penyempitan DoF, menaikkan saturasi dan penyesuaian kurva.

Singkat kata teknik tilt shift adalah adalah teknik dalam fotografi yang dapat membuat dunia kita yang besar terlihat seperti satu set mainan miniatur kecil.

Untuk mendapatkan foto dengan teknik ini ada 2 cara, yaitu dengan lensa khusus atau dengan photo editor seperti Photoshop. Untuk lensa khusus tilt shift kira-kira seperti ini penampakannya

berikut ini adalah contoh foto-foto unik hasil teknik tilt shift:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s