Profile Herman Li

Herman Li adalah musisi berdarah campuran Cina Inggris, lahir di  Hongkong pada tanggal 3 Oktober 1976. Dia juga adalah musisi yang otodidak, sebagian besar ia belajar gitar hanya dari mendengarkan musik favoritnya dan menonton video. Li adalah orang bertangan kidal, namun ia belajar bermain gitar dengan tangan kanan. Setelah bermain di sejumlah underground rock dan metal di London, pada musim panas tahun 1999 Li akhirnya membentuk sebuah band bernama Dragon Force. Walaupun terus berkonsentrasi dengan tour Dragon Force, Li juga menulis kolom bulanan gitar di majalah Total Guitar (Inggris). Selain itu dia juga telah memberikan banyak konsultasi gitar di seluruh dunia dan menginspirasi banyak gitaris lainnya. Di luar musik, Herman Li juga tertarik dengan teknologi, seni beladiri, dan dia sangat senang ikut pelatihan Brazillian Jiu Jitsu. Dia juga bisa berbicara tiga bahasa dengan lancar

Pengaruh musiknya datang dari musik Rock, semua sub genre Metal dan musik dari video game, terlihat dari beberapa Pac-man sound yang diselipkan di lagu “Through The Fire And Flames” di album Inhuman Rampage. Bahkan baru-baru ini dia menggunakan sebuah alat bernama Hot Hand yang berada di tangan kanannya seperti sebuah cincin, yang mengakibatkan vibrato yang ekstrim bila di goyangkan, ini memberkan dia kemampuan lebih untuk mengemulate sound-sound dari video game.Permainan gitarnya berisi Lick Legato dan Staccato yang cepat, skala yang eksotik, membuat pemakaian yang luas dari skala Harmonic Minor dan Phrygian Dominant. Herman juga pengguna Whamy Bar yang ekstrim, ascending dan descending sweep picking aepeggio yang cepat, alternate picking dan typing di fret yang lebih tinggi begitu juga pemakaian gaya shred lainnya.  Li menyatakan bahwa permainan gitar yang cepat dari John Petrucci lah yang telah menginspirasinya.

Tahun 2007 Herman menerima undangan untuk tampil sebagai tamu khusus bersama dengan gitaris legendaris Steve Vai di Ibanez jem / RG model 20. Acara itu ditampilkan di Hollywood, California. Serta bermain di Steve Vai’s set, Herman berbagi panggung  dengan gitaris legendaris seperti Joe Satriani, Paul Gilbert, Tony MacAlpine dan Andy Timmons.
Herman Li mempunyai situs resmi di http://www.hermanli.com/.

Gitar:

Li memakai gitar Ibanez E-Gen, yang mana adalah gitar Ibanez Signature nya, berdasarkan gitar Ibanez terdahulunya yaitu Ibanez S Series, yang pensiun naik panggung pada akhir tur Inhuman Rampage. E-GEN 18 memiliki ‘Transparent Violet Flat’ finish (Transparent purple on a Flamed-maple top), dan E-GEN8 memiliki ‘Platinum Blonde’ Finish (natural wood finish dengan flamed-maple top). Keduanya memiliki rosewood fingerboard dan gold hardware. Model E-Gen ini memiliki banyak fitur unik dan improvement dari pada standard S, termasuk tone selection yang serba guna dengan coil tap switching untuk pick up Bridge maupun pick up neck. Edge Zero bridge (E-Gen8 mempunyai Edge III), custom DiMarzio HLM pick up (E-Gen8 mempunyai Ibanez Pick up)dan skop yang luas pada tanduk body bagian bawah, begitu juga “Kung fu Grip” pada bagian tanduk body sebelah atas yang di buat oleh tangan Li sendiri.

Pada Mei 2010, Li menerima gitar custom-made 7 senar. Sebelum memakai Ibanez E-Gen dia telah memakai Ibanez S Prestige. Ibanez S470SOL (dibuat di Jepang pada taun 1995), Ibanez 7 senar 540S7 (dibuat di Jepang pada tahun 1991), Ibanez S540FMTTS (di buat di Jepang pada tahun 1995). Dia juga pernah terlihat memakai Ibanez S2170FB dan Ibanez S2170FW. Dia juga memiliki Ibanez JEM7BSB, yang selalu di pakai untuk perekaman album Dragon Force untuk mengisi sesi Rhythm, sebuah Ibanez J Custom RG, Ibanez RG2228 (model 8 Senar), dan sebuah PRS modern Eagle, yang di terimanya sebagai hadiah dari Paul Reed Smith dan bisa di lihat di studio.

Amplifier dan Effect

Li selalu meletakkan Amplifier dan Effect nya dalam satu rak, sebagai mana di nyatakan dalam situs resmi nya.

* Furman Power Conditioner 220V
* Korg DTR-2000 Gitar Tuner
* Rocktron All Acces LTD edition (dipasang di slide-out tray di belakang, di kontrol oleh Guitar Tech)
* Source Audio – Hot Hand MIDI-EXP controller
* Source Audio – Hot Hand Wah Filter (dengan Wireless Adaptor(dipakai seperti cincin)Daisy chained ke MIDI-EXP)
* Samson Synth 5 UHF Dual Wireless System
* Rocktron Patch Mate Loop 8 (untuk patching pedal parallel ke Prophesy II loop)
* Rocktron Prophesy II (x2)
* Dunlop Cry Baby DCR-2SR
* Rocktron Hush Pro
* Digitech GSP1101 (dipakai hanya untuk ekstra Effect. Dipasangkan ke Hot Hand MIDI-EXP)
* Mesa Boogie Stereo 2:Fifty Power Amp (x2)
* Peavey JSX Speaker Cabinets

Pedal:

* Source Audio Hot Hand Wireless Adapter
* Digitech Whammy 2 (dihubungkan ke Rocktron Patch mate untuk true Bypass)
* Dunlop Cry Baby kontroler
* Rocktron All Acces
* Rocktron MIDI Mate (Controlled By Guitar Tech)

Prestasi:

Berikut ini adalah beberapa award yang telah didapatkan oleh Li:

* Metal hammer Golden Gods 2009 – Best Shredder Award
* Grammy Award 2008 – Best Metal performance “Dragon Force” Nomination
* Guitar World Reader’s Poll 2007 – Best New Talent
* Guitar World Reader’s Poll 2007 – Best Metal
* Guitar World Reader’s Poll 2007 – Best Riff
* Total Guitar Reader’s Poll 2007 – Best Solo “Through The Fire And Flames”
* Terrorizer Reader’s Poll 2006 – Best Band “Dragon Force”
* Terrorizer Reader’s Poll 2006 – Best Musician “Herman Li”
* Terrorizer Reader’s Poll 2006 – Best Live Act “Dragon Force”
* Metal Hammer Golden Gods 2005 – Best Shredder Award.

2 comments on “Profile Herman Li

  1. orang indon says:

    kalau dibandingkan dengan synyster gates gimana tuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s